Nusra Post
Minggu, 03 Juli 2022, Juli 03, 2022 WIB
Last Updated 2022-07-03T14:09:08Z
News

Perayaan HARGANAS ke-29, Pemda Lotim Berkomitmen Untuk Menurunkan Angka Stunting





Nusrapost.com -- Pada perayaan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-29 yang di rangkaikan dengan kegiatan Car Free Day yang diselenggarakan di Taman Rinjani Kota Selong Minggu (3/7). Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk menurunkan angka stunting.  Komitmen itu sebagai bagian dalam upaya mendukung Indonesia menuju target nasional, yakni menurunkan angka stunting 14% tahun 2024 mendatang. oleh karena itu di Bumi patuh penurunan angka stunting akan dilakukan berbeda dengan tahun sebelumnya yang fokus pada sosialisasi masalah stunting. Hal itupun sejalan dengan tema Harganas ke-29, “Ayo Kita Turunkan Angka Stunting sampai 14% Pada Tahun 2024.”


"Angka stunting di Lombok Timur berada di bawah 20%. Bayangkan kalo jumlah penduduk Lotim yang mengalami stunting saja, itu angkanya masih 130 ribu. Kalo 130 ribu, itu artinya setara dengan penduduk se-kabupaten Sumbawa Barat. Hal itu tidak main-main dan pekerjaan berat. makanya perlu kesabaran supaya tahun 2024, angka 14% itu dapat terwujud” ungkap Sekretaris Daerah M. Juaini Taofik.


Ia mengatakan, disamping menghambat pertumbuhan, kemajuan, kesejahteraan, dan kebahagiaan. Penurunan angka stunting menjadi sangat penting karena, 5 sampai 10 tahun kedepan angka stunting menjadi syarat pergaulan antar negara.


“Jika nanti pergi keluar negeri, kalo sekarang masih vaksin dulu, nanti kalo keluar negeri 5 sampai 10 tahun yang akan datang, syarat pergaulan antar negara itu adalah angka stunting,” ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas DP3AKB H. Ahmad menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan upaya terus menerus untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.


“Mari sama-sama menuju keluarga berkualitas, mari cegah stunting bersama sehingga 2 tahun menuju 2024 itu, target 14% bisa tercapai,” ajaknya semangat.


Kegiatan ini diakhiri pemberian penghargaan kepada Pemenang Lomba ADU JAK (Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe) Tk. Provinsi NTB, Penghargaan diberikan kepada camat, Kades, UPTD KBB atas partisipasi aktif dalam mendukung percepatan penurunan stunting, pencegahan perkawinan anak dan pelaksanaan program bangga kencana, serta penyerahan hadiah kepada pemenang lomba cerdas cermat Tim Pendamping Keluarga  (TPK), dan Penyuluhan PKB/PLKB. (np)