Rapat Paripurna DPRD Lotim Sepi Peserta, Ketua Dewan Janji Akan Lakukan Evaluasi Internal
![]() |
| M. Yusri Ketua DPRD Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Fenomena kursi kosong kembali mewarnai Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Meski agenda rapat paripurna itu bersifat krusial bagi kepentingan daerah, namun tingkat kehadiran anggota dewan terpantau rendah. Kondisi ini memicu kritik tajam terkait profesionalisme dan tanggung jawab moral para wakil rakyat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Lotim M Yusri mengatakan bahwa syarat sahnya sebuah rapat dalam Tata Tertib (Tatib) adalah terpenuhinya kuorum (50% + 1).
"Yang penting kuorum sudah terpenuhi syaratnya sesuai Tartib. Namun, kita berharap semuanya hadir. Ini jabatan politik," ungkapnya saat ditemui usai rapat Selasa (6/1/2026).
Dikatakan Yusri, Ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam rapat kali ini, karena berbagai alasan, mulai dari urusan keluarga hingga agenda partai politik.
"Ada yang izin karena urusan keluarga, ada juga yang karena acara partai. Ke depan, kami akan rapikan dan berikan pemahaman kepada kawan-kawan anggota agar setiap agenda persidangan tidak ada yang berhalangan," tambahnya.
Minimnya kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna dikhawatirkan akan menimbulkan bias penafsiran di tengah masyarakat. Sebagai instrumen representasi rakyat, kehadiran fisik anggota dewan merupakan bentuk pertanggungjawaban publik atas mandat yang mereka emban.
"Kedepan kami akan lakukan evaluasi internal agar kedisiplinan anggota meningkat. Ia berharap fungsi pengawasan dan legislasi tidak hanya sekadar memenuhi syarat angka kuorum, tetapi juga kualitas kehadiran yang maksimal,"tutupnya (*)

Post a Comment