Nusra Post
Kamis, 30 Juni 2022, Juni 30, 2022 WIB
Last Updated 2022-06-29T23:09:03Z
News

Bupati Lotim Tuntut Komitmen Seluruh OPD, Tingkatkan Nilai SAKIP

 

Bupati Lombok Timur H.M Sukiman Azmy MM



Nusrapost.com -- Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy MM menuntut komitmen seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan reformasi birokrasi. Hal demikian dilakukan untuk mewujudkan peningkatan progresif dalam SAKIP di tahun 2022, agar tidak seperti pada tahun sebelumnya.



Selain itu, dalam rapat koordinasi yang berlangsung Rabu (29/6) yang dihadiri Sekretaris Daerah, kepala Bappeda dan seluruh Pimpinan OPD lingkup Kabupaten Lombok Timur. Bupati juga menuntut konsistensi yang disebutnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai SAKIP dari sebelumnya 54,85 dengan predikat CC atau cukup (memadai) pada tahun 2021 menjadi di atas 61 pada tahun ini. Kendati Bupati membaca adanya optimisme berdasarkan hasil review internal oleh Inspektorat Kabupaten Lombok Timur hingga April, akan tetapi ia meminta adanya perhatian khusus terhadap OPD dengan nilai rendah. Selanjutnya juga mengingatkan tindak lanjut terhadap hasil rekomendasi BPK maupun saran dari BPKP yang harus dilakukan dengan segera.


"Hal itu juga penting agar progres dapat terlihat. Tidak kalah penting, diingatkannya pula progress DAK fisik tahun 2022 yang tahun ini belum terlihat, padahal tahun sebelumnya Lombok Timur berada di peringkat pertama nasional laporan DAK fisik,"Sebutnya.


Sebelumnya Inspektur Inspektorat Kabupaten Lombok Timur Salmun Rahman menyampaikan optimismenya bahwa perbaikan nilai SAKIP dapat diwujudkan sampai predikat BB atau sangat baik. Optimisme itu didasarkan pada evaluasi internal Inspektorat selama kurun Januari hingga April yang menunjukkan peningkatan.


Disampaikan pula sejumlah rekomendasi Kemenpan RB terhadap SAKIP Lombok Timur, seperti penyempurnaan terhadap dokumen perencanaan kinerja, juga penyempurnaan terhadap indikator kinerja yang lebih spesifik, relevan, terukur, dan cukup disertai target memadai.


"Rekomendasi lainnya adalah pelaporan kinerja dengan meningkatkan kualitas informasi melalui eksplorasi mendalam terhadap analisis terhadap faktor-faktor pendorong atau penghambat ketercapaian kinerja dan analisis efisiensi,"ujarnya.