Nusra Post
Kamis, 30 September 2021, September 30, 2021 WIB
Last Updated 2021-09-30T14:40:10Z
HEADLINEHUKRIMLOMBOK UTARA

Hendak Kabur, Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Tertangkap Di Sambik Elen KLU


LOMBOK UTARA NTB Nusrapost.com -- Tim Puma Sat Reskrim bersama Opsnal Unit Reskrim Polsek Bayan jajaran Polres Lotara berhasil mengamankan 1 (Satu) orang tersangka Persetubuhan atau Pencabulan terhadap anak dibawah umur yang berinisial BN (11) tahun, Asal Dusun Teres Genit Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU), Pada Kamis (30/9/2021).


Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah, S.H., menyebutkan, Penangkapan pelaku berdasarkan laporan ayah korban yang bernama Jitalip (32) tahun, Asal Dusun Teres Genit Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara dengan LP/134/IX/2021/SAT RESKRIM RES.LOTARA/NTB 30 September Tahun 2021.


Dari laporan itu  Tim kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan, namun pelaku mengetahuinya dan melarikan diri tetapi tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang mau mencoba melarikan diri keluar pulau Lombok dan berhasil mengamankannya di Dusun Barong Birak Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan KLU.


Adapun Identitas pelaku yang melakukan pencabulan kepada anak dibawah umur yang berinisial SI (27) tahun, beralamat Dusun Teres Genit Desa Bayan Kecamatan Bayan KLU.


"Modus pelaku pada awal kejadian terhadap korban (BN) yaitu dengan Iming imingkan memberikan uang jajan sebesar  5000 rupiah kemudian memaksa korban untuk melakukan hubungan badan di salah satu gubuk kosong ditengah sawah samping rumah kakek korban,"jelasnya


Sementara itu, ayah korban menceritakan kronologisnya yang berawal sekitar bulan agustus tahun 2021 pelapor (ayah korban) malam hari selesai pulang kerja dari sawah melihat BN (Korban) menangis sambil di tanyakan oleh pelapor kepada korban kenapa menangis oleh korban di jawab bahwa korban telah di setubuhi oleh SI. Setelah itu sang ayah bertanya kembali tetapi korban ketakutan karena sudah di ancam pelaku.


"Apabila menceritakan kepada siapapun akan dibunuh," kata ayah korban.


Pelapor sering menitipkan anaknya pada kakeknya, kemudian kakek korban sering mengajaknya ke sawah untuk bertani dan di sanalah korban sering bertemu dengan Pelaku sehingga terjadilah persetubuhan tersebut terhadap korban berulang kali.


Setelah di lakukan penangkapan, tersangka SI yang bertempat di Dusun Barong Birak Desa Sambik elen kecamatan bayan saat akan kabur keluar pulau, adapun ditemukan barang bukti milik korban oleh pesonil tim Puma Polres Lotara bersama Opsnal reskrim Polsek Bayan. Kemudian untuk mengatasi kemarahan dan amukan warga tim membawa pelaku ke mako sat reskrim res lotara untuk proses lebih lanjut.


Setelah dilakukan introgasi terhadap pelaku, pelaku menerangkan, bahwa dasar melakukan pencabulan tersebut untuk mempelajari ilmu kekebalan tubuh dimana pelaku harus bersetubuh dengan anak-anak dan perempuan dewasa sebagai syarat mendapatkan ilmu tersebut.


Akibat perbuatan pelaku yang berinisial SI tersebut terhadap korban akan dikenakan Pasal dan dipersangkakan dengan Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang RI No 23 Tahu n 2002 Tentang Perlindungan Anak. (np)