Debit Air IPA Kotaraja Melimpah, PDAM Lotim Targetkan 5.000 Sambungan Baru untuk Keseimbangan Distribusi
![]() |
| Shofian Hakim Direktur PDAM Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Kapasitas air pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur, saat ini dilaporkan mengalami surplus atau overload. Kondisi melimpahnya debit air ini bukan semata-mata dipicu oleh faktor musim hujan, melainkan dampak nyata dari program penambahan debit yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten pada tahun 2025.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur Shofian Hakim, menyebutkan, Sejak pertama kali dibentuk, IPA Kotaraja memiliki kapasitas awal sebesar 50 liter per detik. Namun, melalui program terbaru Bupati pada tahun 2025, dilakukan penambahan debit sebesar 50 liter per detik lagi, membuat total kapasitas distribusinya mencapai 100 liter per detik. Sehingga kondisi reservoir (bak penampung) di hilir, terpantau terisi pasokan air yang melimpah.
"Meskipun debit air melimpah, kami menghadapi tantangan teknis dalam pendistribusian,"katanya saat di tanya Selasa (3/3/2026).
Saat ini, kata Shofian, upaya yang dilakukan pihaknya, adalah mengatur palok (katup) untuk mengontrol besar kecilnya aliran. Langkah ini diakuinya tidak bisa dilakukan secara terus-menerus.
"Kita tidak selamanya bisa mengatur palok, karena tekanan gravitasi yang sangat kuat dari hulu ke hilir berisiko mengakibatkan pipa pecah atau rusak," ungkapnya.
Untuk mengatasi tekanan yang berlebih (overload) sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, solusinya adalah membuka jaringan distribusi baru kepada masyarakat.
"Kemarin kami, telah realisasikan 3.400 sambungan water meter baru melalui pengerjaan oleh Dinas PU. Jaringan ini telah menjangkau beberapa wilayah, antara lain, Pene, Batu Nampar Selatan, Ekas, Lendang Terak dan Serewe,"katanya.
Meski ribuan sambungan telah terpasang, lanjut Sopyan, jumlah ini, dinilainya masih belum cukup untuk menyerap total debit 100 liter per detik yang tersedia.
"Agar terjadi keseimbangan antara air yang masuk (input) dan air yang keluar (output), diperlukan tambahan serapan sekitar 5.000 sambungan rumah (SR) baru"katanya.
Dengan tercapainya target sambungan baru tersebut, katanya, diharapkan sistem distribusi menjadi stabil (balance), risiko kerusakan pipa akibat tekanan berlebih dapat terminimalisir, dan masyarakat luas dapat menikmati akses air bersih secara maksimal.
"ini yang kita harapan agar masyarakat dapat menikmati akses air bersih secara maksimal,"tutupnya.

Post a Comment