Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Gubernur NTB Resmikan Pertokoan Masjid Raya Masbagik

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Gubernur NTB Resmikan Pertokoan Masjid Raya Masbagik

Nusrapost.com -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, secara resmi meninjau hasil pengembangan aset Masjid Raya Masbagik yang kini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi umat. Langkah ini merupakan perwujudan mimpi panjang pengurus masjid untuk menjadi rumah ibadah yang mandiri secara finansial.

Dalam kunjungannya, Gubernur Lalu Iqbal mengenang pertemuan awalnya dengan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Raya Masbagik sekitar dua tahun lalu. Saat itu, pengurus menyampaikan aspirasi besar untuk menjadikan masjid ini sebagai percontohan masjid mandiri.

"Ini adalah cita-cita lama sejak dua tahun lalu. Mereka menyampaikan mimpi untuk menjadi masjid raya mandiri secara finansial agar syiar Islam dapat dilakukan dengan lebih leluasa," ujar Lalu Iqbal.

Ia menambahkan, ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. "Alhamdulillah, melalui kerja sama dan kontribusi semua pihak, hari ini mimpi itu terwujud," imbuhnya.

Lanjut dijelaskan Iqbal, Model kemandirian yang diterapkan di Masjid Raya Masbagik adalah melalui optimalisasi aset tanah wakaf. Lahan tersebut kini dibangun menjadi deretan pertokoan yang disewakan kepada masyarakat. Menariknya, antusiasme warga sangat tinggi terhadap unit usaha ini. 

"Seluruh unit toko sudah habis terpesan bahkan sebelum resmi dibuka. Penyewa toko merupakan jamaah masjid itu sendiri. Hasil sewa toko akan dikelola sepenuhnya untuk operasional dan kesejahteraan program-program masjid,"katanya.

Lebih lanjut dikatakan Iqbal, dengan diresmikannya pertokoan ini, semoga kedepan menjadi Percontohan bagi Ribuan Masjid lainnya. Sehingga ia berharap keberhasilan Masjid Raya Masbagik dapat menularkan semangat serupa ke seluruh wilayah NTB. 

Mengingat, jumlah masjid yang mencapai hampir 1.400 di Lombok Timur dan ribuan lainnya di NTB, kemandirian finansial di anggapnya jadi kunci keberlanjutan dakwah.

"Kita mendorong ini menjadi model bahwa masjid itu memang harus mandiri. Di NTB sudah ada beberapa model masjid mandiri, dan Masbagik kini memberikan satu lagi model nyata melalui pemanfaatan aset," tegas Gubernur.

Terakhir, melalui skema ini, masjid tidak lagi hanya bergantung pada sumbangan jamaah secara konvensional, tetapi mampu menghidupi dirinya sendiri dan memberi manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya.(*)

Tags

Post a Comment