Satu Tahun Program MBG di Lotim, Ketua DPRD Desak Peningkatan Kualitas Menu & Pelayanan

Satu Tahun Program MBG di Lotim, Ketua DPRD Desak Peningkatan Kualitas Menu & Pelayanan

 

Muhammad Yusri Ketua DPRD Lombok Timur

Nusrapost.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim), memfasilitasi rapat evaluasi satu tahun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gumi Patuh Karya. Pertemuan yang menghadirkan koordinator wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gratis (SPPG) serta dinas-dinas terkait ini bertujuan untuk mengurai berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan langkah krusial agar pelayanan MBG ke depannya semakin optimal, tidak ada lagi keluhan mengenai standar operasional di lapangan.

"Harapan kita dengan adanya rapat evaluasi ini, pelayanan MBG kedepannya akan lebih baik lagi,"katanya.

Yusri menekankan dua poin utama yakni Koordinasi Internal & Eksternal untuk Memperkuat komunikasi di dalam tubuh SPPG maupun dengan pihak luar. Kemudian Data Real Harga Pasar dengan meminta Dinas Perdagangan menghadirkan data harga yang akurat dan nyata di setiap wilayah.

"Kalau harga di sana beda, di sini beda, otomatis yang dirugikan nanti adalah SPPG itu sendiri. Kita minta Dinas Perdagangan hadirkan data real supaya tidak menjadi polemik di bawah," tegasnya.

Menanggapi isu mengenai adanya temuan kasus seperti keracunan makanan, ulat pada sayuran, hingga susu basi yang selama ini terkesan tanpa sanksi, Yusri meminta Satgas MBG untuk lebih bertaji dan setiap kelalaian SPPG tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi. 

"Satgas harus memberikan pengawasan ketat. Harus ada rekomendasi, mulai dari teguran hingga penghentian jika memang ditemukan pelanggaran," ungkapnya.

Meski demikian, Yusri menambahkan bahwa pemberian sanksi tersebut nantinya akan disesuaikan dengan klasifikasi jenis pelanggaran yang dilakukan di lapangan. 

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan program MBG dapat berjalan sesuai dengan tujuan mulianya dalam meningkatkan gizi masyarakat di Lombok Timur.

Tags

Post a Comment