Satu-Satunya di Indonesia, Lombok Timur Jadi Pilot Project Rumah Sehat Baznas RI, Ini Alasannya.

Satu-Satunya di Indonesia, Lombok Timur Jadi Pilot Project Rumah Sehat Baznas RI, Ini Alasannya.

DR H Hamidi Wakil Ketua Baznas Lotim 

Nusrapost.com -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menunjukkan perhatian serius terhadap pembangunan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur, menjadikannya satu-satunya pilot project di seluruh Indonesia.

Wakil Ketua Baznas Lombok Timur, Dr. H. Hamidi, mengungkapkan bahwa status istimewa yang diberikan Baznas RI pada Lombok Timur, lantaran didorong oleh pengalamannya di daerah lain, yang membuat Baznas RI harus ekstra hati-hati dalam merealisasikan program ini.

"Kenapa perhatian betul Baznas RI untuk menjadikan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur, karena memang pernah ada di salah satu daerah, yang programnya sama, mereka sudah diberikan gelontoran Dana sebesar 28 miliar," ungkap H. Hamidi.

Namun, program serupa tersebut gagal berjalan karena, setelah bangunan selesai, izin operasional tidak diberikan oleh bupati setempat.

"Itu poin pentingnya, sehingga betul-betul ini harus direalisasikan sebagai satu-satunya pilot project di seluruh Indonesia," tegasnya.

H. Hamidi menjelaskan bahwa status "pilot project" ini didapat karena Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur akan menjadi fasilitas kesehatan yang lebih komprehensif dibandingkan daerah lain. Yang mana di daerah Lain, program serupa ini, hanya berupa klinik Baznas. Selain itu, manajemen Rumah Sehat Baznas ini direncanakan akan menggratiskan seluruh biaya pengobatan selama dua tahun pertama setelah beroperasi.

Sehingga kedepan, dalam implementasinya, lanjut H. Hamidi,pihaknya akan terus berpengng pada prinsip utama Baznas, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI

"Aturan ini tidak bisa lepas, sekalipun itu dari dana zakat. Kan penting juga ada regulasinya sebagai pedoman," tambahnya.

Mengenai mekanisme operasional, seperti nasib warga yang tidak memiliki BPJS dan siapa saja yang berhak mendapatkan pengobatan gratis, H. Hamidi menyatakan hal tersebut akan diatur lebih lanjut setelah proyek benar-benar terealisasi.

"Kalau sekarang mau, itu ini, kan loncat namanya," pungkasnya.


Tags

Post a Comment