3 M Disiapkan Pemda Lotim Untuk Membangun 4 Gapura Masuk Kota Selong

3 M Disiapkan Pemda Lotim Untuk Membangun 4 Gapura Masuk Kota Selong

Ilustrasi Gapura di wilayah Lombok Timur sebelum roboh termakan usia.

Lombok Timur Nusrapost.com -- Dinilai sebagai icon untuk menampakkan wajah kota agar lebih baik kedepannya. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, telah menyiapkan anggaran 3 Miliar untuk pembangunan 4 Gapura sebagai pintu masuk ke kota Selong. Anggaran tersebut dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. 

Keempat Gapura itu, masing-masing berada di wilayah Tanjung perbatasan antara Kecamatan Selong dengan Kecamatan Labuhan Haji. Selanjutnya di wilayah Sekarteja, Perbatasan antara Kecamatan Sukamulia dengan Kecamatan Selong. Kemudian di wilayah Batu Beleq Perbatasan antara Kecamatan Sakra dengan Kecamatan Selong dan terakhir di Wilayah Kecamatan Masbagik. 

"Jadi kita akan membuat Gapura Masuk Kota, 3 Gapura penanda memasuki kawasan perkotaan. Itu ada di Sekarteja satu, Tanjung satu dan Batu Beleq,"kata Kepala Dinas PUPR Lombok Timur Achmad Dewanto Hadi saat di konfirmasi Jum'at (15/3/2024).

Terhadap Gapura yang bangunannya masih ada lanjut Dewanto, akan dimanfaatkan kolom-kolom dan strukturnya kemudian akan di modifikasi sedikit. Sedangkan untuk bangunan Gapura yang agak besar dan di jadikan sebagai penanda kawasan perkotaan ada di Masbagik.

"Jadi di perempatan Masbagik itu, pembangunan Gapuranya di sebelah Selatan yang menuju ke kawasan kota Selong,"katanya. 

Adapun taman kecil yang sekarang ada disana dan toko-toko yang terkesan kumuh tersebut nantinya akan direhab, dengan harapan agar dapat meningkatkan PAD.

"Karena memang kondisi bangunannya, membuat sewanya agak rendah. Sehingga kita akan perbaiki, Kita akan Rehab aset pemda yang di kelola Bappenda ini,"katanya.

Selain hal itu juga kata Dewanto, taman/ruang terbuka didepan masjid Masbagik tersebut juga akan menjadi bagian yang harus di rehab. Sehingga nanti ruang terbuka Publik didepan masjid tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat.

"Sekali lagi Gapura penanda memasuki kawasan perkotaan. Itu ada di Sekarteja, Tanjung, Batu Beleq dan Masbagik,"tukasnya.

Untuk Gapura yang ada di wilayah Gelang, sudah tidak dipakai sebab mengacu pada rencana tata ruang wilayah, kawasan wilayah perkotaan yang ada di Lombok Timur sekarang sudah sampai wilayah Masbagik Selatan. Namun, kondisi Gapura yang ada tetap akan dipakai sebagai pertanda masuk ke kecamatan. 

Untuk rencana pembuatannya sendiri kata Dewanto saat ini, telah sampai pada tahapan perencanaan dan sedang dilakukan proses pelelangan dan diperkirakan akhir Maret selesai.

"Mudah-mudahan di akhir Maret selesai dan saya perkirakan Juni baru bisa di mulai,"katanya.

Khusus yang di Masbagik terutama tentang konsep pembuatannya, pihaknya akan nantinya akan melemparnya ke publik, mendengar masukan dari para tokoh masyarakat tokoh adat dengan tujuan agar tidak mereflikasi dari tempat lain.

"Jadi kita spesifikasikan dengan kondisi yang ada di Wilayah Lombok Timur,"tutupnya (np)

Ikuti kami di google news 

Tags

Post a Comment