Nusra Post
Senin, 20 Juni 2022, Juni 20, 2022 WIB
Last Updated 2022-06-20T12:15:54Z
News

Wabup Rumaksi Sampaikan Gambaran Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 Ke DPRD

Wakil Bupati H. Rumaksi SJ, SH menyampaikan gambaran pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2021



LOMBOK TIMUR Nusrapost.com -- Wakil Bupati H. Rumaksi SJ, SH menyampaikan gambaran pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2021 ke- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Dimana gambaran yang sampaikannya itu, telah sesuai dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2022. 


Berdasarkan pemeriksaan tersebut BPK telah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor 149.A/LHP/XIX.MTR/05/2022 tanggal 13 Mei 2022 dan telah disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur serta mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian sebab telah disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. 



"APBD Kabupaten Lombok Timur Tahun anggaran 2021 disusun dengan target pendapatan sebesar 2 Triliyun 831 Milyard 692 juta rupiah lebih. Sampai akhir tahun anggaran 2021 dapat direalisasikan sebesar 2 Triliyun 737 Milyard 163 juta rupiah lebih atau 96,66% dari target yang telah ditetapkan,"Kata Wabup Lombok Timur H. Rumaksi saat menghadiri rapat paripurna dengan DPRD di ruang rapat utama DPRD Senin (20/6/2022)



Ia menyebutkan, target yang telah ditetapkan itu terdiri dari,Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang ditargetkan sebesar 426 Milyard 175 juta rupiah lebih, dapat direalisasikan sebesar 386 Milyard 846 juta rupiah lebih atau 90,77%.



Pendapatan transfer yang ditargetkan sebesar 2 Triliyun 214 Milyard 983 juta rupiah lebih, dapat direalisasikan sebesar 2 Triliyun 179 Milyard  913 juta Rupiah lebih atau 98,42%;



Lain-lain Pendapatan yang sah, direalisasikan sebesar 170 Milyard 403 Juta Rupiah lebih atau 89,43% dari target yang telah ditetapkan sebesar 190 Milyard 533 juta rupiah lebih.



Kemudian untuk Belanja Daerah, lanjut Rumaksi, secara keseluruhan dapat direalisasikan sebesar 2 Triliyun 732 Milyard 612 Juta Rupiah lebih atau 91,01%. Dari target yang telah ditetapkan sebesar 3 Triliyun 2  Milyard 513 juta rupiah lebih. 



Rincian realisasi Belanja Daerah tersebut yakni, Belanja operasi, dari target sebesar 2 Triliyun  333 Milyard 488 juta rupiah lebih, direalisasikan sampai akhir tahun anggaran sebesar 2 Triliyun 290 Milyard 910 juta rupiah lebih atau 98,18%. 

Belanja Modal, direalisasikan sebesar 406 Milyard 726 Juta Rupiah lebih atau 64,61% dari target yang telah ditetapkan sebesar 629 Milyard 466 juta rupiah lebih. 


Belanja Tidak Terduga, direalisasikan sebesar 17 Milyard 358 Juta Rupiah lebih atau 96,43% dari target yang telah ditetapkan sebesar  18 Milyard rupiah. 


Belanja transfer bagi hasil ke desa , direalisasikan sebesar 17 Milyard 617 juta rupiah lebih atau 81,72% dari target yang telah ditetapkan sebesar 21 Milyard 559 juta rupiah lebih.


Untuk penerimaan pembiayaan yang direncanakan pada tahun anggaran 2021 tambah Wabup, sebesar 178 Milyard 683 juta rupiah lebih, sampai akhir tahun anggaran telah direalisasikan sebesar 22 Milyard 981 juta rupiah lebih atau 12,86%. Sedangkan pada sisi pengeluaran pembiayaan telah direalisasikan sebesar 7 Milyard 595 juta rupiah lebih atau  96,60%, dari target yang telah ditetapkan sebesar 7 Milyard 863 juta rupiah lebih yang digunakan untuk penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kepada BUMD. Berdasarkan data-data realisasi keuangan diatas, maka sampai akhir Tahun Anggaran 2021 terdapat sisa lebih perhitungan anggaran sebesar 19 Milyard 936 juta rupiah lebih.



"Secara rinci, semuanya telah kami sajikan dalam laporan  realisasi anggaran, laporan perubahan saldo, Neraca, laporan  operasional, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas serta dijelaskan dalam catatan atas Laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari rancangan peraturan daerah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kabupaten Lombok Timur tahun anggaran  2021,"tutupnya. (*)