TMMD di Lombok Timur Sukses 100%, Danrem 162/WB dan Bupati Haerul Warisin Berkomitmen Lanjutkan Sinergi

TMMD di Lombok Timur Sukses 100%, Danrem 162/WB dan Bupati Haerul Warisin Berkomitmen Lanjutkan Sinergi



Nusrapost.com -- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Lombok Timur resmi tuntas dilaksanakan. Seluruh sasaran fisik maupun non-fisik yang telah direncanakan berhasil diselesaikan secara total 100%.

Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kelancaran program ini. Ia secara khusus berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas dukungan penuh yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan.

"Alhamdulillah, semua sasaran yang sudah direncanakan ini sudah selesai semua. Sekali lagi kita terima kasih, mewakili TNI kepada pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Lombok Timur. Pak Bupati telah men-support penuh kegiatan ini," ujar Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief usai melakukan penutupan TMMD ke 128 Kamis (21/5/2026).

Danrem menegaskan bahwa hasil akhir dari program TMMD ini sepenuhnya didedikasikan untuk kepentingan masyarakat. Salah satu capaian yang paling nyata adalah pembukaan jalan baru sepanjang lebih dari satu kilometer. Kehadiran infrastruktur ini terbukti langsung memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi warga setempat.

"Semua jalan juga sudah mulai dibuka. Kemarin saya sudah meninjau langsung, luar biasa satu kilo lebih itu. Jalan yang awal mulanya tanah di sana tidak ada harganya, setelah kita bangun, harganya luar biasa langsung naik. Bahkan mungkin tidak ada yang mau menjualnya lagi sekarang. Jadi ini betul-betul meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah terbangun agar memiliki masa pakai yang panjang, terutama dalam membantu mobilitas hasil pertanian.

"Harapannya, apa yang sudah dikerjakan ini dirawat kemudian dipelihara agar bisa bertahan untuk waktu yang lama, sehingga membantu masyarakat membawa hasil pertaniannya dengan mudah," ujarnya.

Menyinggung banyak desa lain di Lombok Timur yang melayangkan permintaan agar wilayah mereka juga dijadikan sasaran TMMD berikutnya. Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menyatakan bahwa pelaksanaan program harus dilakukan secara bergilir.

"Tentunya kita bertahap karena program TMMD ini bergantian. Kita di NTB memiliki 8 kabupaten dan 2 kota, jadi pelaksanaannya harus bergantian," terangnya.

Di tempat yang sama, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, merespons positif antusiasme warga tersebut. Ia sangat mengapresiasi cara kerja TNI yang dinilai cepat, efisien, dan menyatu dengan rakyat. Pemerintah Daerah pun siap pasang badan dari sisi penganggaran melalui APBD untuk memastikan program serupa tetap berjalan tahun depan.

"Mungkin tahun depan kita akan benar-benar alokasikan. Artinya, ketika nanti dari pihak pemerintah (pusat/provinsi) sudah tidak mengalokasikan di sini, anggaran dari APBD Kabupaten tetap akan kita siapkan. Ini dilakukan supaya kemanunggalan antara TNI dan masyarakat tetap kelihatan, serta budaya gotong-royong bisa terjaga dengan baik," tegas H. Haerul Warisin.

Pihak pemerintah daerah bersama instansi terkait nantinya akan melakukan pemetaan untuk menentukan skala prioritas wilayah yang paling membutuhkan.

"Kita akan lihat dan pilah nanti, wilayah-wilayah mana yang sangat bagus untuk kita tempatkan program TMMD di situ, kemudian kita sediakan dengan anggaran yang ada," pungkas Bupati.


Tags

Post a Comment