Selama Libur Lebaran, Pelayanan Kesehatan Di Seluruh PKM Lombok Timur Tetap Berjalan

Selama Libur Lebaran, Pelayanan Kesehatan Di Seluruh PKM Lombok Timur Tetap Berjalan

Nusrapost.com -- Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan maksimal selama masa libur panjang Idul Fitri. Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.Ns., M.Kep., menegaskan bahwa seluruh perangkat kesehatan telah diinstruksikan untuk siaga penuh. Langkah antisipatif ini diawali dengan penerbitan Surat Edaran (SE) kepada 35 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Lombok Timur.

H. Lalu Aries menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya berfokus pada kehadiran personel, tetapi juga kesiapan infrastruktur pendukung.

"Kami sudah meminta seluruh Puskesmas menyiapkan perangkat pelayanan, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, alat kesehatan, hingga ketersediaan obat-obatan untuk menghadapi masa libur lebaran," ujar H. Lalu Aries pada Senin (16/3/2026).

Untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga dan bukan sekadar imbauan di atas kertas, Dinas Kesehatan akan menerjunkan tim supervisi selama tiga hari masa libur.

Menariknya, Kadinkes menerapkan sistem "Bagi Habis", di mana seluruh jajaran mulai dari Kepala Dinas hingga staf akan turun langsung ke lapangan.

"Kami turun untuk memastikan pelayanan tetap terlaksana dengan baik sesuai standar. Sebanyak 35 Puskesmas akan kami supervisi secara merata untuk mencocokkan antara instruksi yang diberikan dengan fakta di lapangan," tambah Aries.

Terkait teknis penjagaan, Dinkes memberikan fleksibilitas kepada masing-masing Puskesmas, terutama terkait kehadiran tenaga dokter. Mengingat adanya keterbatasan jumlah dokter, diberlakukan sistem piket yang lebih efisien dengan memastikan Petugas tetap berada di lokasi (on-site).

Selain itu, diluar jam kerja, tetap menggunakan model On-Call (panggilan). Dokter tetap dalam status piket 24 jam namun tidak harus terus-menerus berada di tempat jika kondisi memungkinkan.

"Ke depan, jumlah tenaga dokter memang akan terus kita perbaiki. Namun untuk saat ini, model on-call adalah solusi agar pelayanan tetap berjalan 24 jam tanpa memaksakan rekan-rekan dokter di luar batas kemampuan mereka," pungkasnya.

Dengan persiapan ini, masyarakat Lombok Timur diharapkan dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang, mengetahui bahwa akses layanan kesehatan tetap terbuka lebar di saat dibutuhkan. (*)

Tags

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment