Perkuat Sektor Pendidikan Syaikh Talal Assaqa Asal Arab Saudi Resmikan Gedung Baru Ponpes Ihyauddin Aiq Beta Lotim
Nusrapost.com -- Syaikh Talal Assaqa kembali mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyauddin Aiq Beta di Desa Perigi kecamatan Suela, Lombok Timur. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk meresmikan kembali sejumlah ruang kelas dan fasilitas pendidikan Senin (12/1/2026).
Program bantuan ini merupakan bagian dari inisiasi Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Investasi dan Hubungan Internasional melalui kolaborasi dengan Al-Ummah Foundation Indonesia. Kerjasama ini menyasar para investor luar negeri untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Syaikh Talal menyampaikan rasa syukur dan bahagia dapat berkumpul dengan pengurus yayasan. Ia menilai selesainya pembangunan fisik di ponpes tersebut merupakan rahmat serta inayah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
"Ini semata-mata bukan saja atas bantuan kami pribadi, justru juga bantuan pengurus Al-Ummah Foundation Indonesia dengan cara mujahadah. Artinya, satu dengan yang lain sama-sama berpikir menyelesaikan pembangunan ini," kata Syaikh Talal dalam pidatonya.
Syaikh Talal berharap dengan adanya fasilitas yang memadai, para santri di Ponpes Ihyauddin Aiq Beta dapat belajar dengan maksimal. Ia mendoakan agar anak-anak didik di sana tumbuh menjadi generasi ahli Quran.
"Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi ahli Quran, menjadi para penghafal Al-Quran. Amin. Nanti akan dilanjutkan pembangunan, bukan saja kelas yang ada di SD ataupun TK, tapi Tsanawiyah juga akan dibangunkan," tuturnya.
Ia pun meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar niat baik tersebut dapat segera terealisasi. Diharapkan dalam waktu dekat, ia bisa kembali berkunjung ke Lombok Timur untuk meresmikan pembukaan gedung kelas baru lainnya.
Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Investasi dan Hubungan Internasional, Ustaz Zamroni, menambahkan bahwa misi Syaikh Talal ke Lombok Timur memiliki dampak besar bagi dunia pendidikan. Bantuan ini dinilai sangat bermakna bagi kelancaran belajar mengajar di Desa Pringgi.
"Dengan adanya efisiensi dari pemerintah pusat sehingga tidak maksimalnya program pembangunan kelas, maka kami mencari dana-dana alternatif dari luar negeri untuk mempermudah program pendidikan di Lombok Timur," jelas Zamroni.
Ia juga menyampaikan salam dan terima kasih dari Bupati Lombok Timur kepada Syaikh Talal atas kepeduliannya. Pemerintah daerah berupaya menjadi jembatan bagi ponpes yang baru merintis agar mendapatkan akses relasi serta bantuan internasional.
Selain sektor pendidikan, kunjungan ini juga membawa potensi investasi ekonomi yang menjanjikan. Salah satu rekan Syaikh Talal, Syaikh Mahmud, yang merupakan pengusaha di Aramco, mulai melirik potensi tambak udang dan perminyakan di Lombok Timur.
"Beliau sangat tertarik di bisnis udang untuk ekspor karena harga di Saudi cukup tinggi, bisa mencapai Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Ini potensi besar yang sedang kami rangkaikan dalam program Investment Forum di tahun 2026 ini," pungkas Zamroni.

Post a Comment