Progres Pelunasan Haji 2026 Lotim, Baru 21% Deadline 23 Desember 2025
![]() |
| H. Makinudin Mas'ud Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lombok Timur mencatat progres pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk keberangkatan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga Senin, 15 Desember 2025, tercatat baru 291 orang atau sekitar 21% jama'ah yang telah melakukan pelunasan dari total kuota sebanyak 1374 orang.
Pemerintah menetapkan batas akhir pelunasan tahap pertama pada tanggal 23 Desember 2025. Mengingat waktu yang kian mepet, jama'ah diimbau untuk segera menyelesaikan kewajibannya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Lombok Timur Makinudin Mas'ud menegaskan bahwa pelunasan tidak dapat dilakukan hanya dengan memiliki dana yang cukup. Jama'ah wajib mengantongi status Istito’ah Kesehatan (surat keterangan sehat) terlebih dahulu dari Dinas Kesehatan.
"Proses istito’ah itu wajib dilakukan. Jika jama'ah tidak mendapatkan hasil istito’ah, meskipun secara finansial mampu, mereka tetap tidak bisa melakukan pelunasan," tegas Makinudin saat di konfirmasi Selasa (16/12/2025).
Saat ini, pihaknya terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan serta jajaran di tingkat kecamatan untuk mempercepat proses pemeriksaan kesehatan jama'ah agar target pelunasan dapat tercapai.
"Untuk musim haji tahun ini, Lombok Timur mendapatkan kuota sebanyak 1.374 jama'ah, ditambah lansia, Sebanyak 58 orang, (mereka yang sudah terdaftar minimal 5 tahun secara sistem),"katanya.
Adapun untuk Quota cadangan, disiapkan sebanyak 30% atau sekitar 500 orang, hal ini untuk mengantisipasi jika ada jama'ah reguler yang ada halangan hingga batas waktu yang sudah ditentukan. Untuk itu, ia menargetkan setidaknya 85% hingga 100% jama'ah dapat melunasi pada tahap pertama ini.
"Jika hingga tanggal 23 Desember masih terdapat sisa kuota, maka akan dibuka pelunasan tahap Kedua,"ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan, Makinudin, Pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi Jama'ah yang mengalami gagal sistem pada tahap pertama. Kemudian Jamaah yang proses istito’ah kesehatannya belum tuntas di tahap pertama.
"Untuk waktu pembukaan pelunasan tahap ke-2 kami masih menunggu info lebih lanjut,"katanya.
Ia berharap kepada seluruh calon jama'ah haji Lombok Timur untuk segera mengikuti SOP pemeriksaan kesehatan di Puskesmas atau RSUD yang ditunjuk agar tidak ada kendala dalam proses pelunasan.
"Kami berharap masyarakat memanfaatkan sisa waktu yang tinggal beberapa hari ini. Bagi yang sudah keluar hasil istito'ahnya, mohon segera melakukan pelunasan di bank terkait agar posisi keberangkatan aman di tahap pertama," tutupnya.

Post a Comment