Program Taksi Alsintan Diyakini Bisa Kurangi Beban APBN & Melatih Kemandirian Petani

Program Taksi Alsintan Diyakini Bisa Kurangi Beban APBN & Melatih Kemandirian Petani

 

Presiden Jokowi Dodo saat meluncurkan taksi alsintan di kabupten Gresik Jatim (doc/kementan)


Nusrapost.com -- Program Taksi alat dan mesin pertanian (Alsintan) merupakan program Kementerian Pertanian. Dimana program tersebut kedepannya diyakini bisa mengurangi beban APBN serta dapat melatih kemandirian petani melalui fasilitas bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil menjelaskan program tersebut merupakan inovasi Kementan untuk mengurangi beban APBN dan melatih kemandirian petani.


"Taksi alsintan itu inovasi kita untuk mengurangi beban APBN. Program ini berkaitan langsung dengan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga petani bisa lebih mandiri," ujar Ali Jamil seperti dikutip nusrapost.com Kamis (25/8).


Ali mengatakan, kemandirian petani merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam menjalankan pembangunan pertanian ke depan. Karena itu, pemerintah melaunching program food estate sebagai upaya bersama dalam meningkatkan produksi nasional.


"Dengan keterbatasan APBN, kita harus bisa tetap berinovasi melalui pola investasi seperti layanan KUR (Kredit Usaha Rakyat). Apalagi Bapak Presiden telah menyetujui anggaran KUR ini kepada usaha pertanian yang diperuntukan pada program alat dan mesin pertanian (Taksi Alsintan)," katanya.


Menurut Ali Jamil, sejauh ini realisasi KUR sudah cukup bagus mengingat tingkat serapanya cukup tinggi. Apalagi, program ini memiliki bunga rendah sebesar 6 persen dan saat ini relaksasi sampai bulan Desember turun menjadi 3 persen.


 

"Nah ini yang harus kita manfaatkan, saya mohon dukungannya untuk program Taksi Alsintan bisa sukses. Siapapun boleh mengambil KUR supaya program Taksi Alsintan ini semakin berkembang," ujarnya.


Ditambahkan Ali Jamil, penggunaan Alsintan juga dapat disewakan melalui skema koperasi atau unit usaha taksi alsintan. Penyewaan bahkan bisa dilakukan perhari bahkan perjam dan bisa digunakan melalui olah tanam, panen dan pasca panen.


"Ini memberikan keuntungan untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani, juga mengatasi masalah tenaga kerja pertanian dan waktu kegiatan pertanian lebih efisien," jelasnya.(*)



Tags

Post a Comment