Awal Tahun 2022 Polres KLU Ungkap 3 Kasus Bebeda, Satu Diantaranya Perampokan

Awal Tahun 2022 Polres KLU Ungkap 3 Kasus Bebeda, Satu Diantaranya Perampokan


LOMBOK UTARA NTB Nusrapost.com -- Mengawali tahun 2022, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Lombok Utara (KLU) merilis tiga kasus yang berhasil diungkap bulan Januari 2022 di Markas Komando Polres Lombok Utara, Gangga, Senin (17/1/2022).

Tiga kasus tersebut antaranya, pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan (Curanmor) dan kasus penadahan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK mengatakan, kasus Curas yang diungkap, pelaku melakukannya dengan cara merampok.
Kedua pelaku berinisial NR dan RN warga Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

"Satu korban meninggal dunia, dua diantaranya luka-luka, kedua pelaku terancam 15 tahun penjara," jelasnya.

Sementara untuk kasus pencurian kendaraan, I Wayan Sudarmanta mengatakan, pelaku berjumlah satu orang, dengan inisial BY warga Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Dikatakan, pelaku melakukan pencurian itu di rumah korban yang ada di Dusun Ancak, Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, malam hari, ketika korban sedang tertidur.

"Pelaku kami sangkakan dengan pasal 480 dengan hukuman penjara paling lama 4 tahun," jelasnya.

Kasus berikutnya penadahan, terduga pelaku yang diamankan berjumlah tiga orang, masing-masing berinisial IKA dan AKM warga Senaru, Bayan Lombok Utara, sementara HY warga Alas Sumbawa Besar NTB.


Lanjut dijelaskan Wayan Sudarmanta ketiga pelaku tertangkap berawal dari laporan korban Selasa 4 Januari 2022 di Polsek Bayan. Berdasarkan laporan tersebut Polres Lombok Utara melakukan pengembangan dan berhasil menangkap ke tiga lelalku.


"Awalnya tim kami mendapatkan informasi bahwa barang tersebut ada di Sumbawa ditangan HY, setelah itu dikembangkan dan diketahui barang tersebut berasal dari AKM yang diambil dari IKA," jelasnya


Barang bukti yang diamankan merupakan hasil curian dari IKA, setelah di Introgasi AKM tau bahwa barang tersebut adalah hasil curian, sementara AY tidak tau bahwa itu barang curi,"AKM bilang BPKB-nya masih di Bank," kata AY ketika di tanya Kapolres KLU dalam acara Konferensi Pers tersebut.


Untuk itu Kapolres mengimbau warga untuk selalu berhati-hati ketika menaruh barang apapun, sebab pelaku biasa melakukan kejahatan karena ada kesempatan dan berharap warga Lombok Utara agar ikut berperan serta dalam menjaga Kamtibmas, untuk mencegah hal serupa terjadi.


"karena waktu kejadian yang tidak bisa kita pastikan, maka kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mencegah kejahatan terjadi, dengan cara terus menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian di Lombok Utara," pungkasnya. (np)

Tags

Post a Comment