Nusra Post
Rabu, 15 September 2021, September 15, 2021 WIB
Last Updated 2021-09-15T05:53:19Z
HEADLINEHUKRIMKABUPATEN BIMA

Pesta Miras, Berujung Saling Tombak


KOTA BIMA NTB Nusrapost.com -- Bukannya malu dan merasa bersalah atas perbuatannya, pelaku justru marah-marah dan tidak terima. Peristiwa itulah yang terjadi di Desa Parangina Sape Kabupaten Bima, Selasa (14/9) kemarin. Awalnya pelaku dilarang mabuk dan pesta miras sambil malak orang, namun berujung perkelahian hingga saling tombak.



Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasubag Humas Iptu Jufrin Rama, saat di konfirmasi Rabu (15/9) mengabarkan, Peristiwa saling tombak itu bermula saat seorang warga berinisial HN (21) melarang pelaku SK (28) bersama kawan-kawan agar tidak bermabuk-mabukan dengan pesta miras dijalan apalagi sambil memalak pengguna jalan.



“Saat diingatkan SK dan kawan-kawan tidak terima dan mengamuk,”jelasnya sembari menceritakan kronologi peristiwa saling tombak itu.



Karena merasa tidak ditanggapi baik saat di ingatkan, lanjut Kasi Humas, HN kemudian pulang mengambil tombak dan kembali ke TKP tempat SK dan kawan-kawannya pesta miras. Sesampainya di lokasi HN langsung menanyakan pada SK dan kawan-kawan siapa yang ngamuk sembari menombak pagar disekitar itu.



Melihat itu, cerita Iptu Jufrin, SK naik pitam lalu mengambil tombak yang menancap di pagar, dengan serta merta menombak kearah HN dan mengenai perutnya. Tidak terima dirinya ditombak, HN mencabut tombak yang menancap diperutnya lalu membalas menombak SK dan mengenai pantatnya.



Sontak dari kejadian itu, Perkelahian keduanya pun tak terelakan hingga direlai warga lainnya.Tetapi karena sama-sama mengalami luka, keduanya pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.



”Kasus ini tengah ditangani Polsek Sape, termasuk pengamanan situasi dan kondisinya,”pungkas Iptu Jufrin.