Batasan Suci Makam Pahlawan Nasional diberlakukan Sejak Jum'at 29 Januari 2021.

Batasan Suci Makam Pahlawan Nasional diberlakukan Sejak Jum'at 29 Januari 2021.


LOMBOK TIMUR NTB Nusrapost.com - Pasca di launching nya makam pahlawan Nasional Almagfurullah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai salah satu lokasi wisata religi, oleh Bupati Lombok Timur pada kamis, 28 Januari 2021 kemarin.
Bertempat di Gadung Birrul Walidain. Membuat makam tersebut pada Jum'at 29 Januari 2021 di berlakukan beberapa konsep tata kelola area berupa pembatasan area suci.

Ditemui awak media saat memantau para peziarah makam Salah satu Dosen Universitas Hamzanwadi Ashwan kailani,
yang juga sebagai Tim pengembang Wisata Religi dan Dokumentasi Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid mengatakan, selain pemberlakuan area suci ciri identik yang di tetapkan sebagai aturan untuk berziarah adalah menggunakan alas kaki berupa (terompah).

"Kenapa terompah.? Karena lebih ke inmemoriam. Selain sebagai alas pengganti yang akan di gunakan di area suci juga menjadi wujud melestarikan kearipan lokal dan mengenang masa masa dimana terompah sebagai alas kaki yang trend pada masa nya dulu, Saat Almagfurlah mendirikan pondok pesantren,"Katanya.

Lebih lanjut di katakan ashwan bahwa penggunaan terompah dan pembatasan area suci adalah bagian dari konsep tata kelola tahap awal dari master plan yang sudah di rancang oleh tim dari Kerja sosialisasi bersama masyarakat pancor dan tokoh yang pernah di kunjungi. Adapun grand desain dari wisata religi ini nanti akan mendata potensi potensi yang bisa menjadi daya tarik tamu/ peziarah berupa tradisi Budaya, seni juga kuliner yang ada di pancor yang di juluki kota santri ini.

Program pengembangan wisata religi dan Dokumentasi Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Lanjut Pria yang akrab disapa ashwan, nanti nya juga akan membuat museum sebagai tempat untuk melihat dan mengenang sejarah perjalanan perjuangan Almagfurlah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid berupa karya karya dan benda benda peninggalan beliau. (red. Almagfurlah).

"Lokasi museum sudah di siapkan di Bangunan Birrul Walidain lantai 1 sekaligus juga menjadi Kantor sekretariat Tim pengembang Wisata Religi,"tuturnya.

Ashwan yang juga sebagai Tim pengadaan dan pengelola area musium Pahlawan nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada musium Negeri Nusa Tenggara Barat di mataram merasa bersyukur terkait dengan pengadaan musium ini dan pihak dari musium negeri Provinsi, sangat menyambut baik dengan diberikan space di musium negeri untuk tempat di pajang nya beberapa karya dan peninggalan Almagfurlah baik itu berbentuk duplikasi dan photo.

"Alhamdulillah, semoga dengan adanya ini, bisa memberikan efek edukasi bagi masyarakat dan generasi bangsa kedepannya,"Tutupnya. (np)

Tags

Post a Comment