Nusrapost.com -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan santunan bagi ratusan anak yatim piatu dan orang tua jompo.
Acara yang berlangsung Kamis (9/7/2026) di halaman kantor Baznas itu, dihadiri Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disambut oleh Bupati, Wakil Bupati, Dandim, serta Kapolres Lombok Timur.
Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran petinggi Polri tersebut. Menurutnya, kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi dan dukungan penuh terhadap program-program Baznas.
"Kehadiran semuanya tentu sebagai wujud bahwa TNI dan Polri ikut mendukung program Baznas dalam rangka memaksimalkan sumber-sumber ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Timur," ujarnya.
Lanjut dijelaskan, H. Kamli, penyaluran hak kepada para mustahik (penerima zakat) sesuai dengan amanah dari para muzaki (pemberi zakat). Sehingga kali ini, menyasar ratusan penerima manfaat yang masuk dalam asnaf fakir dan miskin melalui program pendayagunaan kemanusiaan, sosial, kemasyarakatan, dan keagamaan.
"Total bantuan yang didistribusikan pada hari ini berjumlah 200 paket. Sementara, sisa dari target yang belum akan disalurkan pada tahap berikutnya,"katanya
Sebenarnya, cara ini dijadwalkan mulai hari Kamis minggu depan. Namun, atas arahan Bupati, jadwal dimajukan demi memanfaatkan momen kunjungan dan silaturahmi Kapolda yang sedang berada di Lombok Timur untuk meresmikan Kantor Samsat.
"Karena memang ini momen yang baik, ada silaturahim dari Pak Kapolda, sesuai arahan Pak Bupati, maka dilaksanakan terlebih dahulu sehingga dibagi menjadi dua tahap. Sisanya *Insya Allah* hari Kamis minggu depan di lokasi yang sama," jelas H. Kamli.
Lebih lanjut, Baznas Lombok Timur juga telah menjadwalkan pendistribusian pada tanggal 16, 17, dan 18 mendatang. Pelayanan tersebut akan mencakup 5 program utama yang didistribusikan merata kepada seluruh asnaf yang berhak di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
"Memang ini adalah salah satu bentuk bagaimana kita menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran dan tepat manfaat. Ini yang bisa kita lakukan," pungkasnya.



