Gandeng Media, Bawaslu Lotim Gelar Pengutan Literasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Gandeng Media, Bawaslu Lotim Gelar Pengutan Literasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

DR.Retno Sirnopati M.Hum Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Timur 

Lombok Timur Nusrapost.com -- Sebagai upaya dalam menjalankan peran pengawasan pada seluruh tahapan pemilihan Umum tahun 2024. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur menggelar penguatan literasi pengawasan tahapan pemilu melalui media massa.

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Green Orry Inn Desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur  Minggu (16/10) dan diikuti puluhan wartawan dari berbagai organisasi Media serta berapa narasumber dari kalangan Akademisi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) NTB, KPU dan Bawaslu Lombok Timur sendiri.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Lombok Timur DR.Retno Sirnopati M.Hum mengatakan, dalam menjalankan peran pengawasan, pihaknya tetap melakukan sosialisasi pada masyarakat hal demikian dilakukan sebagai langkah awal dalam pencegahan pelanggaran di tahapan  Pemilu.

"Sebelumnya kami juga melakukan sosialisasi terkait netralitas ASN dengan mengundang OPD lingkup Pemkab Lotim" terang Retno.

Retno menjelaskan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan tagline Bawaslu saat ini yang mengedepankan kegiatan pencegahan pelanggaran pada pemilu mendatang.

Dimana, kegiatannya bersama awak media tersebut dapat meningkatkan keterbukaan informasi pada tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 maupun Pilkada pada 27 November 2024 mendatang. 

Ia memandang adanya Informasi yang diterbitkan melalui sosmed penyelenggara Pemilh masih bersifat formal dan kurang menyajikan informasi secara substansif.

Ditempat yang sama, Wakil Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lombok Timur, Halidy menyampaikan pentingnya upaya mitigasi yang bertujuan untuk pengurangan resiko potensi kerawan.

"Pelibatan media juga merupakan bagian dari peningkatan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu" Ujar Halidy.

Diskusi diakhiri dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen untuk menolak berita hoax menuju Pemilu 2024 berintegritas dan bermartabat oleh Bawaslu, KPU  dan perwakilan organisasi jurnalis Lombok Timur. (np)

Tags

Post a Comment