Iklan

terkini

Masuki Musim Kemarau, Pasokan Air Bersih di Lombok Timur Dipastikan Masih Aman

Penulis : nusrapost.com
Friday, July 31, 2026, July 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T23:25:19Z
Lalu Muliadi Kepala BPBD Kabupaten Lombok Timur 


Nusrapost.com -- Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur memastikan ketersediaan dan pasokan air bersih bagi masyarakat secara keseluruhan hingga saat ini masih dalam kondisi aman.


Hal tersebut dilihat berdasarkan hasil pengamatan langsung oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) serta pemantauan laporan yang masuk dari berbagai wilayah.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Timur Lalu Muliyadi mengatakan, meski kondisi secara umum relatif terkendali, namun ada beberapa kecamatan sudah mulai merasakan dampak awal kemarau. 


"Kami mencatat laporan resmi baru datang dari dua kecamatan, pertama dari Kecamatan Montong Gading, 1 Dusun yaitu Keselet di Desa Pringgajurang Utara. Kemudian Kecamatan Jerowaru di wilayah Desa Sekaroh,"kata Lalu Muliadi Kamis (30/7/2026).


Ia menyebutkan, Meski Kecamatan Montong Gading dikenal sebagai salah satu wilayah sumber air di Lombok Timur, namun pergeseran cuaca membuat satu dusun di sana mengalami kekurangan air yang tak terduga.


"Berdasarkan data lapangan ternyata masih ada satu dusun di wilayah Montong Gading yang terdampak. Hal-hal seperti ini memang sulit diprediksi," ujarnya.


Sampai kini lanjut Muliadi, pihaknya masih belum menaikkan status wilayah ke Tanggap Darurat dan masih pada Status Siaga Darurat. Kendati demikian, penanganan di lapangan tidak tertunda. Pihaknya telah bergerak memberikan pelayanan penanganan air bersih kepada warga yang membutuhkan.


"Penyaluran air bersih secara langsung menggunakan tangki air sudah mulai dilakukan ke wilayah-wilayah terdampak. Sebab setiap laporan tertulis yang masuk dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan,"katanya.


Lebih lanjut dikatakan Muliadi, dari perkiraan awal, kecamatan yang diprediksi berpotensi akan terdampak kekeringan sebanyak 6 hingga 7 kecamatan, namun hingga saat ini baru sebagian kecil yang melaporkan kendala tersebut.


Tapi melihat kondisi cuaca yang sangat terik belakangan ini dan mulai berdampak pada penurunan debit air baku serta surutnya sumur-sumur milik warga. Ia menghimbau agar masyarakat selalu Waspada, sehingga dengan kondisi ini, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan penyesuaian status bencana dalam waktu dekat. 


"Jika debit air terus menurun dan dampak kekeringan meluas, status bencana kemungkinan akan dinaikkan menjadi Tanggap Darurat pada awal atau pertengahan Agustus mendatang,"katanya.(*)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Masuki Musim Kemarau, Pasokan Air Bersih di Lombok Timur Dipastikan Masih Aman

Terupdate

Topik Populer

Iklan