Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB
![]() |
| Bupati Lombok Tengah dan Wakil Gubernur NTB |
Nusrapost.com -- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Bencingah Agung Masmirah Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6/2026). Bertepatan dengan malam pergantian 1 Muharram 1448 Hijriah, penutupan MTQ menjadi momentum strategis untuk menguatkan komitmen membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus meneguhkan ikhtiar mewujudkan NTB sebagai Serambi Al-Qur’an.
Pada kesempatan yang sama, Kabupaten Lombok Tengah mencatatkan prestasi membanggakan dengan sukses sebagai tuan rumah sekaligus keluar sebagai Juara Umum MTQ XXXI.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang karib disapa Umi Dinda ini menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang semata sebagai ajang perlombaan membaca, menghafal, atau memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar membangun peradaban Qur'ani dengan menyiapkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber akhlak, dan fondasi pembangunan daerah.
“Insya Allah, Al-Qur’an akan menjadi benteng yang kokoh bagi generasi-generasi Islami yang kelak mewarisi estafet pembangunan di NTB,” ujar Umi Dinda.
Menurutnya, ukuran keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih gelar juara, tetapi juga oleh semakin kuatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, tumbuhnya persaudaraan di antara seluruh kabupaten dan kota, serta lahirnya semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong agar MTQ menjadi bagian dari gerakan pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan visi besar menjadikan NTB sebagai Serambi Al-Qur’an, yakni daerah yang tidak hanya melahirkan qari, qariah, mufassir, mufassirah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga masyarakat yang menjadikan ajaran Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Umi Dinda, juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, aparat keamanan, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Ia berharap para juara yang lahir dari MTQ XXXI mampu menjadi duta terbaik NTB di tingkat nasional sekaligus mengembalikan tradisi prestasi daerah di panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an Indonesia.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXI di daerahnya. Menurutnya, berakhirnya musabaqah bukan berarti berakhir pula gema Al-Qur’an, melainkan menjadi awal untuk semakin membumikan ajaran dan akhlak Qur'ani dalam kehidupan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi penilaian jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia yang menyebut penyelenggaraan MTQ XXXI NTB memiliki kualitas dan atmosfer setara dengan MTQ tingkat nasional. Bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, apresiasi tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan pembinaan Al-Qur’an dan menjaga tradisi prestasi yang telah diraih.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh Kabupaten Lombok Tengah, yang berhasil meraih Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dengan perolehan 245 poin, sekaligus melengkapi keberhasilannya sebagai tuan rumah. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Lombok Timur dengan 177 poin, disusul Kabupaten Lombok Barat (147 poin), Kabupaten Bima (142 poin), Kabupaten Sumbawa Barat (141 poin), Kabupaten Sumbawa (102 poin), Kota Mataram (101 poin), Kota Bima (87 poin), Kabupaten Dompu (58 poin), dan Kabupaten Lombok Utara (42 poin).
Hasil tersebut mencerminkan semakin berkembangnya pembinaan Tilawatil Qur’an di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ telah menjadi ruang memperkuat silaturahmi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memotivasi setiap daerah untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berprestasi.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan memperkokoh sinergi membangun NTB yang religius, harmonis, maju, dan mendunia. Ia menegaskan bahwa semangat MTQ tidak boleh berhenti di arena perlombaan, tetapi harus terus hidup dalam keluarga, lembaga pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan sosial sebagai bagian dari ikhtiar membumikan Al-Qur’an.
Dengan berakhirnya MTQ XXXI, perlombaan memang telah usai, namun ikhtiar membangun peradaban Qur’ani di Nusa Tenggara Barat justru memasuki babak yang lebih penting: menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat persatuan, dan mewujudkan cita-cita besar NTB sebagai Serambi Al-Qur’an yang membawa rahmat dan kemaslahatan bagi semua.(*)

Post a Comment