![]() |
| Agus Muliadi Kepala Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Kerinduan masyarakat akan akses jalan yang layak akhirnya terbayar lunas. Setelah sekian lama terisolasi dan kesulitan mengakses fasilitas pendidikan serta ekonomi, sebuah terobosan besar berhasil dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) bersama jajaran TNI dan masyarakat setempat. Sebuah jembatan besi jenis Aramco sepanjang 14 meter kini mulai berdiri kokoh. Kini Jambatan penghubung antara wilayah Dusun Joben dengan Dusun Lunggu itu, langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.
"Sebelum adanya jembatan dan pembukaan jalan ini, kondisi mobilitas masyarakat sangat memprihatinkan. Warga harus memutar jauh hanya untuk beraktivitas sehari-hari. Sudah lama sekali tidak ada akses untuk anak sekolah, perekonomian, hingga usaha tani. Kalau musim hujan atau banjir, anak-anak terpaksa tidak bisa sekolah karena jalannya terputus," ujar Kepala Desa Pesanggrahan Agus Muliadi saat di konfirmasi Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan, Titik terang dari proses pembangunan jembatan itu, mulai muncul pasca dirinya telah dilantik menjadi kepala desa pada akhir tahun 2023. Dimana saat memasuki awal tahun 2024, Ia bergerak melakukan negosiasi dengan para pemilik lahan.
Pendekatan tersebut akhirnya berbuah manis. Sebanyak 7 orang pemilik lahan dengan sukarela menandatangani surat pernyataan tidak keberatan tanahnya dibuka untuk fasilitas umum.
"Berkat kebaikan para warga tersebut, lahan sepanjang 750 meter berhasil dibebaskan untuk dijadikan Jalan Usaha Tani (JUT),"katanya.
Kemudian pada pertengahan tahun 2024, lanjutnya, dengan mengantongi persetujuan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pihaknya mulai membuka jalan tesebut menggunakan anggaran Dana Desa. Kini perjuangan desa mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui program TNI.
"Kolaborasi ini diwujudkan dalam pembangunan Jembatan Aramco dengan panjang 14 meter dan Lebar 4 meter,"katanya.
Lebih jauh Jelaskan Agus, keseriusan proyek ini terlihat dari turunnya Komandan Kodim (Dandim) sebanyak dua kali ke lokasi untuk memantau langsung perkembangan fisik di lapangan. Pengerjaan jembatan ini dikomandoi langsung oleh personel TNI dari Koramil 06/Terarah bersama Pos Ramil Montong Gading, disambut dengan antusiasme dari warga yang berbondong-bondong turun ke lokasi untuk bergotong royong membantu TNI, mempercepat pembangunan fasilitas yang sudah mereka idamkan bertahun-tahun.
"Bangunan belum tuntas 100% karena masih menunggu pemasangan besi dasar untuk proses pengecoran dan pemerataan di bagian atas manfaat jembatan ini sudah langsung terasa. Kendaraan roda dua sepeda motor saat ini sudah mulai lalu lalang melintasi jembatan,"jelas Agus
Ia mengatakan, Keberadaan jembatan dan jalan baru ini kini berfungsi sebagai jalan lingkar strategis. Akses masyarakat yang dulunya terisolasi, kini menjadi sangat dekat jika ingin menuju ke Joben maupun ke Pringgajurang Utara.
'Kami berharap proses pengecoran atas jembatan dapat segera rampung agar kendaraan roda empat kelak bisa melintas dengan aman, membawa perubahan ekonomi yang lebih baik bagi masyafakat," tutupnya. (*)



