![]() |
| Photo bersama Jajaran Bawaslu Lombok Timur dengan jajaran pengurus DPC Partai Bulan Bintang Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melanjutkan agenda pengawasan dan edukasi politik melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Kunjungan kali ini dengan mendatangi jajaran pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) Rabu (26/8/2026).
Ketua Bawaslu Lombok Timur Suaedi Mahsun mengatakan, kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan beberapa poin-poin krusial terkait aturan kepemiluan sekaligus mempererat silaturahmi antar-lembaga.
"Dua isu utama yang memerlukan perhatian segera dari pengurus partai, yakni percepatan perbaikan dan pemutakhiran data partai pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), serta sosialisasi pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128 mengenai syarat keterwakilan perempuan minimal 30 persen,"katanya.
Menurutnya, pentingnya komitmen partai politik dalam merespon regulasi sejak awal agar kedepan, tidak menimbulkan kendala administratif saat waktunya tiba.
"Ini sangat serius, ini juga perlu tersampaikan dengan baik kepada partai politik agar partai politik sejak dini sudah mulai melakukan pembenahan-pembenahan di tingkat internal mereka,"tegasnya.
Bawaslu Lotim Lanjut Pria yang akrab disapa Edi itu, sengaja memilih skema kunjungan langsung ketimbang sekadar mengirimkan surat-surat himbauan. Menurutnya, komunikasi tatap muka jauh lebih efektif agar bobot pesan pengawasan dapat ditangkap secara utuh oleh seluruh jajaran parpol.
"Kami tidak ingin hanya menyampaikan dalam bentuk surat-surat, tapi himbauan itu juga harus disampaikan secara langsung kepada semua partai politik,"katanya.
Pesan-pesan yang kami sampaikan ini lanjutnya, sangat penting untuk menjadi atensi seluruh partai politik untuk menghadapi Pesta Demokrasi mendatang.
"Ini penting jadi atensi seluruh partai politik,"ujanya
Sebelumnya, Bawaslu Lotim juga telah menyambangi sejumlah partai politik lain serta berbagai instansi pemerintah daerah untuk memastikan koordinasi dan pengawasan pemilu berjalan harmonis di seluruh tingkatan. (*)





