Peminat Membeludak, SMKN 1 Sikur Optimis Target 20 Rombel di TA 2026/2027 Terpenuhi Dengan Cepat

Peminat Membeludak, SMKN 1 Sikur Optimis Target 20 Rombel di TA 2026/2027 Terpenuhi Dengan Cepat

Hasbi Ahmad, S.Pd., M.Pd, Kepala SMKN 1 Sikur saat monitoring proses penerimaan murid baru

Nusrapost.com -- Sitem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 1 Sikur untuk tahun pelajaran 2026/2027 menunjukkan tren luar biasa. Tingginya antusiasme pendaftar membuat pihak sekolah optimis target kuota 20 rombongan belajar (Rombel) yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan terpenuhi dengan cepat.

Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran ini, sekolah yang dipimpinnya mendapatkan kuota sebanyak 20 Rombel mencakup 11 Kompetensi Keahlian.

"Tahun pelajaran 2026/2027 ini sangat luar biasa menarik sekali. Kuota yang disiapkan oleh provinsi yaitu 20 rombel dengan total daya tampung 720 siswa baru, di mana masing-masing rombel akan diisi oleh 36 siswa," ujar Hasbi Senin (22/6/2026).

Adapun sebaran 20 rombel ini, lanjut Hasbi dicanangkan untuk beberapa kompetensi keahlian meliputi, Perhotelan, Boga, Desain Komunikasi Visual (DKV), Usaha Layanan Wisata (ULW), Teknik Grafika (TG), Seni Lukis, Tata Kecantikan dan Kriya Kreatif Kayu dan Rotan (K3R). 

Ia menyebutkan, proses SPMB di SMKN 1 Sikur sendiri ditempuh melalui tiga jalur seleksi yakni Jalur Afirmasi, Domisili dan Jalur Rapor.

Namun hingga pembukaan jalur kedua (Domisili), akumulasi pendaftar sudah hampir menyentuh angka 800 siswa, jauh melampaui kuota yang disediakan.

Sebelumnya pada jalur Afirmasi, jumlah pendaftar mencapai 373 siswa, padahal kuota yang tersedia hanya 106. Saat ini, seluruh kuota jalur afirmasi dipastikan telah terisi penuh.

Sementara itu, pada jalur Domisili yang baru memasuki hari kedua pendaftaran online, jumlah pelamar sudah melonjak hingga 398 pendaftar. Angka ini berbanding terbalik dengan kuota jalur Domisili yang hanya menyediakan 74 siswa.

"Dari dua jalur ini saja, total pendaftar yang masuk sudah berada pada kisaran 780-an siswa. Padahal awal Juli nanti kita baru akan membuka jalur prestasi rapor dengan sisa kuota sekitar 500-an siswa. Melihat kalkulasi ini, kami sangat optimis target 20 rombel akan terlampaui,"jelas Hasbi Ahmad.

Menurut Hasbi, peningkatan signifikan jumlah pendaftar dari tahun ke tahun terjadi lantaran SMKN 1 Sikur sukses mereformasi diri menuju pelayanan pendidikan yang berkualitas. Dimana Sekolah ini sukses memikat hati calon siswa baru lewat berbagai program unggulan yang konkret, seperti sistem program magang kerja ke luar negeri, program Teaching Factory (Tefa) industri, Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang terarah, hingga ajang kreativitas siswa seperti Expo Fashion Show.

"Selain program yang bagus, Alhamdulillah kami juga terus memberikan penjelasan dan sosialisasi intensif kepada para pendaftar agar mereka tidak gagal paham saat masuk SMK," tambahnya.

Menyikapi kemungkinan akan banyaknya calon siswa yang nantinya tidak terakomodir karena keterbatasan kuota, Hasbi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap tegak lurus dengan arahan pimpinan Dikbud Provinsi NTB dan tidak akan mengambil keputusan sepihak.

"Tentu bila daya tampung atau kuota rombel yang ada terlampaui, maka selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan pihak pimpinan di provinsi untuk mendapatkan arahan seperti apa solusinya," tegasnya.

Hasbi mengisyaratkan bahwa opsi penambahan rombel baru secara fisik sudah tidak memungkinkan dilakukan karena keterbatasan ruang kelas di sekolah. Namun, peluang solusi lain seperti penambahan kapasitas isi per kelas masih terbuka jika disetujui.

"Kalau untuk penambahan rombel/kelas baru, kami sudah tidak ada ruangan. Tapi kalau nantinya pimpinan mengarahkan ada penambahan isi per kelas, misalkan dari 36 siswa menjadi 40 siswa mungkin masih ada peluang. Tapi itu semua harus atas izin dan kebijakan dari dinas," pungkasnya.

Salah seorang pendaftar lewat jalur domisili Prilly Amelia Rizka Putri mengutarakan alasannya ingin bergabung di SMKN 1 Sikur, sebab ia melihat banyak para alumni disekolah ini, yang telah selesai langsung bekerja. Kondisi itu yang membuatnya termotivasi untuk masuk menimba ilmu disekolah tersebut.

"Saya daftar lewat jalur domisili. Alasan saya mau sekolah di sini karena sekolahnya bagus dan nanti setelah lulus agar bisa langsung bekerja seperti kebanyakan alumni SMK ini,"ujarnya. 

Kalau diterima di SMK ini, lanjutnya, ia akan ambil jurusan kecantikan karena jurusan tersebut sesuai dengan minatnya untuk belajar mengasah skill di bidang ini. 

"Saya berharapa bisa diterima sekolah disini,"tukasnya. (*)

Tags

Post a Comment