Muhammadiyah Boarding School Selong Wisudakan Santri MTS dan SMA

Muhammadiyah Boarding School Selong Wisudakan Santri MTS dan SMA



Nusrapost.com -- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Serbaguna Muhammadiyah Boarding School (MBS) Selong Lombok Timur, pada acara Akhirussanah dan Tasyakuran Wisuda Santriwan-Santriwati Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Tahun Ajaran 2025/2026 Senin (15/6). 

Acara itu langsung di hadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lombok Timur, Camat Selong, Lurah Selong, Direktur Ponpes MBS Selong, para kepala sekolah, dewan guru, tokoh masyarakat, serta ratusan orang tua wali santri yang menyaksikan langsung prosesi kelulusan putra-putri mereka.

Dalam sambutan pembukanya sekaligus membuka acara secara resmi, Direktur Ponpes MBS Selong, TGH. M. Arhandika Rahman, Lc., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan para santri setelah melalui perjuangan panjang selama 3 hingga 6 tahun di asrama dan sekolah. Ia menekankan bahwa buah dari pendidikan di pesantren bukanlah sekadar angka di atas kertas, melainkan adab dan akhlakul karimah.

"Hasil kesabaran dan perjuangan selama tiga atau enam tahun ini jangan sampai kalian lupakan. Apa yang diajarkan oleh para ustaz dan ustazah, baik di sekolah maupun asrama tentang adab berinteraksi, berpakaian, hingga cara makan selalu praktikkan. Seseorang yang berilmu namun tidak memiliki akhlak, maka ia ibarat pohon yang tanpa buah. Jika kalian ingin menjadi buah yang manis, maka hasilkanlah adab yang indah," pesannya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Majlis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah Lombok Timur, Huzaefah S. Pp. mengingatkan para wisudawan agar tidak terjebak pada dikotomi (nama besar/tren) sebuah sekolah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Hasil penelitian global, menegaskan bahwa penentu kesuksesan nomor satu di dunia kerja dan masyarakat adalah karakter, bukan popularitas institusi.

"Yang membuat orang sukses itu bukan di mana dia sekolah atau apakah dia selalu menjadi juara umum. Urutan pertama yang membuat orang sukses adalah kejujuran dan tanggung jawab. Jangan sekali-kali merasa diri kecil karena nama tempat kalian belajar. Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang kuat jika kita beriman. Muhammadiyah telah membina kejujuran dan tanggung jawab itu di sini,"ujarnya.

Momen yang dinantikan tiba saat pembacaan Surat Keputusan Kelulusan. Waka Kesiswaan MTS Muhammadiyah, Ustazah Siti Khodijah, S.Pd., membacakan SK Kelulusan Nomor 79/3/AU/A/2026, yang disusul dengan pembacaan SK Kelulusan SMA Muhammadiyah Nomor 119/III.3.A/UM/2026.

Berdasarkan keputusan dewan guru yang mengacu pada UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, seluruh santri kelas IX dan kelas XII dinyatakan lulus setelah memenuhi kriteria akademis serta memiliki nilai sikap minimal Baik.

Rasa haru memuncak saat perwakilan santri dan santriwati menyampaikan kesan dan pesannya selama menimba ilmu.

"Dulu kami datang membawa koper sebagai santri baru, dan tanpa terasa waktu membawa kami sampai di ujung perjalanan ini. Di sini kami belajar mandiri, ikhlas, dan menyadari bahwa ilmu tanpa adab akan kehilangan keberkahannya. Kami mungkin meninggalkan pondok ini, tapi nilai-nilainya akan selalu kami bawa ke mana pun kami melangkah," ungkapnya dengan suara bergetar.

Sebagai penutup rangkaian sambutan, perwakilan wali santri MBS Muhammadiyah Selong, Rosyidin Sembahulun, yang akrab disapa Bang Dj, memberikan ucapan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan ustaz-ustazah yang telah mendedikasikan diri membentuk akhlak para santri.

Dalam pidatonya yang sarat makna, Bang Dj mengutip filosofi mendalam dari Surat Al-Asr (Demi Masa) untuk mengingatkan para wisudawan tentang pentingnya memanfaatkan waktu di fase kehidupan selanjutnya.

"Waktu itu ibarat mata pedang yang siap melukai tuannya jika tidak digunakan dengan baik. Beruntunglah orang yang memanfaatkan waktunya untuk beriman, menunaikan kewajiban, saling menasihati dalam kebaikan, dan memiliki kesabaran dalam menuntut ilmu," ujar Bang Dj.

Pria yang dikenal vokal dalam dunia literasi dan jurnalistik lokal ini juga menitipkan pesan optimistis agar para santri tidak pernah berhenti belajar di mana pun mereka berada, karena sejatinya kehidupan adalah universitas yang luas.

"Seperti kata sesepuh kita tadi, jangan hanya memandang megahnya gedung sekolah, karena belum tentu sekolah itu berkualitas. Selalu optimis mengejar mimpi-mimpi kalian. Menuntut ilmu itu bukan hanya di dalam ruangan kelas, tetapi di luar gedung sekolah dan di kehidupan sehari-hari. Di mana kaki berpijak, di sana ada ilmu," pungkas Bang Dj memungkasi sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Acara yang berlangsung tertib dan khidmat ini diakhiri dengan doa bersama, menandai pelepasan kader-kader muda Muhammadiyah yang siap mengabdi dan menjadi generasi Madani yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

Tags

Post a Comment