Demo di Kejari, PMII Lotim Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
![]() |
| Massa PMII saat Demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Selong Lombok Timur |
Nusrapost.com -- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur pada Rabu (24/6/2026).
Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa dari berbagai kampus di Lombok Timur menyoroti karut-marut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait indikasi kuat adanya dugaan praktik jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Baehaki, dalam orasinya menyampaikan kekecewaannya terhadap Kejari Lombok Timur. Ia mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu telah ada laporan masyarakat yang masuk terkait dugaan jual beli titik ini, namun hingga kini perkembangannya dinilai jalan di tempat.
"Ini ada apa? Jangan-jangan Kejaksaan Negeri Lombok Timur sudah kongkalikong dengan para pemilik modal atau dengan korwil di Lombok Timur," tudingnya.
Baehaki membandingkan penanganan kasus serupa di tingkat nasional, di mana sejumlah oknum tidak bertanggung jawab telah ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia pun mendesak pihak Kejari Lombok Timur untuk segera memberikan klarifikasi terbuka.
"Di tingkat nasional, para bandit yang ingin memperkaya diri sudah diseret. Lalu di Lombok Timur, masih menjadi pertanyaan. Hei, Ibu Kejaksaan, apa kerjaan Anda selama ini? Jangan sampai ada dugaan menerima suap dari para pemilik modal atau mitra SPPG. Kami minta hari ini ada klarifikasi sejauh mana penanganan kasus ini diproses," tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Lombok Timur, Yogi Setiawan, menegaskan bahwa dugaan jual beli titik dapur SPPG program MBG di Lombok Timur menjadi salah satu isu krusial yang dibawa dalam unjuk rasa kali ini. Berdasarkan hasil investigasi dan kajian awal pihaknya mengendus adanya puluhan lokasi yang diduga kuat terindikasi praktik lancung tersebut.
"Informasi awal ini kami peroleh dari pengakuan masyarakat. Namun kabarnya, laporan tersebut belum resmi masuk ke kejaksaan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat satu dua hari ke depan kami secara kelembagaan akan memasukkan laporan resmi ke Kejari Lombok Timur," terang Yogi.
Saat ditanya mengenai siapa saja oknum yang terlibat, Yogi enggan membeberkan nama secara prematur. Namun, ia memastikan bahwa data dan bukti yang dikantongi PMII sangat valid untuk diserahkan ke pihak kejaksaan.
Yogi mengingatkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang menjadi atensi dan prioritas utama Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal pemberantasan korupsi di lingkungan internal program tersebut.
"Kejaksaan Agung sebagai pimpinan tertinggi sudah sangat proaktif dalam memberantas korupsi di Indonesia. Semangat ini seharusnya diterjemahkan dan diikuti dengan progresif oleh Kejaksaan Negeri Lombok Timur," pungkas Yogi
Mengapresiasi itu Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati mengapresiasi langkah mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasi.
"Seperti yang saya sampaikan sebelum-sebelumnya, bila teman-teman ada aspirasi, silakan disampaikan dengan damai, semua kami tampung Aspirasi. Teman-teman bisa hearing, bisa audensi,"katanya
Ia mengatakan, pihaknya selalu bekerja untuk masyarakat, sehingga kalau ada masukan, silakan di sampaikan kepada kami. Namun terkait persoalan yang di bawa hari ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat.
"Jadi kalau misalnya memang teman-teman menemukan hal-hal yang harus kami segera tindaklanjuti, silakan sampaikan surat pengaduan kepada kami. Akan kami tindak lanjuti semua pengaduan teman-teman,"tutupnya. (*)

Post a Comment