Nusra Post
Rabu, 23 Februari 2022, Februari 23, 2022 WIB
Last Updated 2022-06-16T20:21:27Z
HEADLINENewsPARIWISATA

Didepan Menparekraf, Pemda Lotim Komitmen Daftarkan 150 Desa Wisata Ikuti ADWI 2022

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno Bersama Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi MM bersama para pejabat lainnya di Desa Wisata Tetebatu 


LOMBOK TIMUR Nusrapost.com -- Menerima tantangan Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Pemerintah Lombok Timur berkomitmen mendaftarkan 150 desa wisata untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.



"Desa wisata di Lombok Timur ini memiliki sejumlah kekhasan, seperti wisata religi, wisata sejarah, wisata budaya, wisata alam dan sebagainya. Pengembangan desa-desa tersebut membutuhkan fasilitas, baik bimbingan maupun materi," Kata Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy pada acara sosialisasi dan bimbingan teknis Desa wisata bangkit dan Anugerah Desa wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang digelar di Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur yang dihadiri Menteri Sandi pada Ahad (20/2).



Oleh karenanya Orang nomer satu di Lotim itu, meminta dukungan masyarakat agar Lombok Timur dapat mempersiapkan desa wisata, termasuk dengan berbagai event pendukung.



Menparekraf Sandiaga Uno yang antusias menyambut komitmen Bupati mengingatkan agar desa wisata di daerah ini belajar kepada Desa Tetebatu sebagai  salah satu wakil Indonesia pada ajang World Best Tourism Village UNWTO 2021 lalu.



Dalam sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 Menteri Sandi membakar semangat peserta sosialisasi dan masyarakat supaya tetap mengembangkan inovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi serta berharap semua pihak dapat mengambil peran membangkitkan kembali sektor Pariwisata.



Dijelaskannya keberadaan desa wisata sangat menarik minat para pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, desa wisata juga dapat membuka lapangan pekerjaan dan memberikan peluang usaha bagi para pelaku ekonomi kreatif Indonesia.




"ADWI 2022, ini menjadi sebuah program tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat. Tahun 2021 lalu program tersebut berhasil meningkatkan 30% kualitas lingkungan dan kunjungan wisatawan,"Katanya.



Ia menegaskan, salah satu upaya penting untuk mendukung pariwisata adalah dengan menjaga kelestarian lingkungan. Dan kaitannya dengan perhelatan MotoGP Maret mendatang, masyarakat Lombok dan sekitarnya diharapkannya dapat mengambil peluang melalui ekonomi kreatif sehingga dapat mengembangkan dan memulihkan perekonomian.



Pada kunjungan tersebut Menparekraf yang didampingi Bupati Sukiman Azmy juga mengunjungi Museum dr. R. Soedjono, menyaksikan hasil industri kerajinan setempat, serta melepas bibit ikan di bendungan Ulem-ulem. (np)