Liburan Berujung Maut, Ceria Kelulusan Siswa SDN 5 Pengadangan yang Berakhir Duka di Pulau Lampu
Nusrapost.com -- Hari itu, Sabtu (6/6/2026) Tawa ceria anak-anak melebur bersama deburan ombak di Pulau Lampu, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.
Bagi para siswa kelas 6 SDN 5 Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, hari itu adalah hari yang dinanti. Sebuah perjalanan rekreasi untuk merayakan kelulusan sekolah, menandai babak baru sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
Namun, tak ada yang menyangka, gurauan dan kebahagiaan di bawah terik pantai pada siang itu justru berubah menjadi momen perpisahan yang memilukan.
Acara pelesiran yang semula penuh suka cita berubah seketika menjadi duka mendalam. Seorang siswa dilaporkan tewas akibat tersengat aliran listrik. Tragedi ini bermula sekitar pukul 13.00 Wita.
Dimana, setelah puas bermain dan berenang di pantai, para siswa bersiap untuk membersihkan diri. Korban bersama seorang temannya melangkah menuju kamar mandi musholla setempat untuk membilas tubuh mereka dari air asin dan pasir pantai. Nahasnya, langkah kaki mereka justru menyentuh petaka.
“Baru masuk ke kamar mandi, dua orang kakinya langsung tersetrum,” ungkap Kapolsek Sambelia, Iptu Lalu Abdul Kadir, mewakili Kapolres Lombok Timur.
Sengatan listrik yang tak kasatmata itu langsung merobohkan kedua bocah tersebut. Mengetahui kejadian itu, para guru dan rekan-rekan korban yang ada di lokasi langsung panik. Upaya penyelamatan cepat pun dilakukan. Kedua korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Sambelia untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sesampainya di Puskesmas Sambelia salah satu siswa mengembuskan napas terakhirnya. Sementara, satu korban lainnya kini tengah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Meski diselimuti kesedihan yang teramat sangat, pihak keluarga korban memilih untuk tegar dan menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah.
"Sementara keluarga korban tidak keberatan dan menerima dengan ikhlas," jelas Lalu Abdul Kadir melalui pesan singkat WhatsApp.(*)

Post a Comment